Saat Khalifah Umar Bin Khattab Menangis bertemu Rasulullah

Pernah mendengar nama Umar Bin Khattab? Tentu Sudah Pasti, tapi sudahkah pernah tahu kisah Saat Khalifah Umar Bin Khattab Menangis bertemu Rasulullah ?

Nama Umar bin Khattab radhiallahu anhu adalah sosok pemimpin umat islam dan salah satu sahabat Nabi Muhammad yang layak untuk dijadikan panutan. Sosoooknya yang bertubu kekar, mempunyai disiplin yang sangat tinggi dan tak pernah mengenal kata gentar. Tapi di balik sifat-sifat tegasnya tersebut Khalifah Umar Bin Khattab memiliki hati yang juga lembut.

Saat Khalifah Umar Bin Khattab Menangis bertemu Rasulullah


Pernah pada suatu hari Khalifah Umar datang untuk menemui Rasulullah SAW yang berada didalam rumahnya, rumah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lebih pantas disebut dengan sebuah bilik kecil di sebelah sisi dari Masjid Nabawi. Didalam rumah sederhana itu Khalifah Umar menemukan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tengah tertidur diatas selembar tikar kasar yang gurat-guratnya samapai membekas di badan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Hal ini membuat Khalifah Umar langsung menitikan air matanya karena Beliau merasakan iba terhadap kondisi yang dihadapi Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Lantas Rasulullah pun bertanya ” Kenapa engkau menangis, ya Umar?
” Bagaimana saya tidak menangis, Kisra (Raja Kisra dari Persia) dan Kaisar duduk di atas singgasana bertatakan emas,” sementara tikar ini telah menimbulkan bekas di tubuhmu, ya Rasulullah. Padahal engkau adalah kekasih-Nya,” jawab Umar.
Kemudian Rasulullah pun menghibur Umar,beliau bersabda Mereka adalah kaum yang kesenangannya telah disegerakan sekarang juga, dan tak lama lagi akan sirna, tidakkah engkau rela mereka memiliki dunia sementara kita memiliki akhirat…?”
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melanjutkan lagi, “Kita adalah kaum yang menangguhkan kesenangan kita untuk hari akhir. Perumpamaan hubunganku dengan dunia seperti orang bepergian di bawah terik panas. Dia berlindung sejenak di bawah pohon, kemudian pergi meninggalkannya.”
Dimasa Umar Bin KHattab menjabat sebagai khalifah, beberpa wilayah seperti Mesir, Mesopotamia, Palestina, Afrika Utara dan Byzantium berhasil di ambil alih. Bahkan Persia sebagai sebuah negara adidaya kedua setelah Romawi pada masa itu, turut berhasil ditaklukannya.
Semasa jabatannya menjadi khalifah, beliau membuat peraturan untuk para gubernurnya :
1. Mereka tidak boleh mempunyai kendaraan mewah
2. Dilarang mengenakan pakaian tipis halus dan mahal harganya
3. Tidak boleh makan-makanan enak
4. Tidak boleh menutup rumah bila orang memerlukannya

Itulah kisah dimana Saat Khalifah Umar Bin Khattab Menangis bertemu Rasulullah. Tangisan beliau adalah sebuah tanggisan yang lahir dari keimanan dengan dilandasi oleh tulusnya cinta Kepada Rasulullah –shallallahu alaihi wasallam- (Sumber:smstauhiid.com)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *