cara menghitung daya (watt) listrik yang terpasang di rumah kita

Lagi waktu senggang gini gak sengaja lihatin meteran PLN drumah, BTW udah pada tahu belom bagaimana cara menghitung daya / watt listrik yang terpasang di rumah , tiap rumah yang telah dialiri oleh listrik tentunya akan dipasangi dengan meteran listrik dan juga MCB (Miniature Circuit Breaker) yang dipasang oleh perusahaan listrik (dalam hal ini adalah PLN). Meter Listrik ini berfungsi pastinya yaitu untuk pengukuran berapa besar Arus listrik yang akan dipakaii sehingga tagihan listrik bisa dihitung. Lalu MCB adalah singkatan dari Miniature Circuit Breaker (biasa juga disebut sebagai “breaker” merupakan sebuah alat yang berfungsi dalam membatasi besarnya arus listrik yang dipakai dan juga menjadi pengaman didalam sebuah instalasi listrik. MCB berfungsi sebagai pengaman, maka bila tiba-tiba terjadi hubungan arus singkat (short circuit) atau kita biasa kenal korslet maka MCB akan memutuskan arus listrik secara otomatis atau apabila penggunaan daya listrik melewati batas yang sudah ditetapkan maka MCB ini juga akan memutuskan aliran listrik.

PLN biasanya akan menginstall MCB dengan kapasitas yang sesuai dengan batas Daya Listrik sesuai yang pelanggan minta. Hal ini bisa dilihat dari tulisan Ampere yang ada di MCB pada meteran listrik. Misalnya 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A dan seterusnya. untuk bisa mengetahui arus listrik ke Daya Listrik yang digunakan, maka dibutuhkan sebuah hitungan simple dengan Rumus berikut :

Daya Listrik = Tegangan x Arus atau

Watt = Volt x Ampere

Yuk langsung praktek saja supaya bisa lebih mudah. Lihatlah saklar listrik dari PLN pada meteran listrik di rumah anda.

cara menghitung daya (watt) listrik yang terpasang di rumah kita

Untuk lihat berapa ampere kapasitas MCB Yang warna hijau CL6 = 6A (Ampere)

Lihat yang di highlight kuning 230/400V 50Hz = 220V (Volt)

cara atau Rumus menghitung Watt / daya listrik rumah adalah tingga Ampere x Volt jadi perhitungannya 6A X 220V = 1320 Watt


Jadi daya listrik yg terpasang di rumah adalah 1300 (pembulatan dalam menyebut biar mudah).

kalau  di rumah kamu MCB yang terpasang CL10 itu berarti 10 Ampere, jika CL4 = 4 Ampere, maka tinggal di kalikan 220 / 230V hasilnya adalah daya listrik yang terpasang.

Muncul pertanyaan yang selanjutnya, yaitu berapa daya listrik yang dibutuhkan oelh rumah kita?

Kita ambil contoh saja, saat ini anda sedang membangun sebuah rumah baru dan mau memasang instalasi listrilk PLN baru. Berapa Daya Listrik yang dibutuhkan?

Langkah awal yang harus dilakukan untuk menjawab pertanyaan ini adalah, tulis terlebih dahulu alat-alat elektronik apa yang anda perlukan dan daya listrik yang dipakainya. Biasanya sih alat listrik yang kita bila itu sudah mencantumkan berapa konsumsi Daya Listrik yang dihabiskan. Ada 2 jenis penulisan dalam label peralatan elektronik, diantaranya yaitu menunjukan Watt dan Ampere. Anda bisa memakai rumus daya listrik diatas (Watt = Volt x Ampere) untuk dapat mengetahui konversi dari Ampere ke satuan Watt.

Contoh pemakaian alat-alat elektronik yang akan dipakai :

2 Unit Air Conditioner (AC) 1 PK @820 Watt x 2 Unit 1.640 Watt
2 Unit TV LED 32 inch @55 Watt x 2 Unit 110 Watt
1 Unit Kulkas @128 Watt 128 Watt
1 Unit Mesin Cuci @300 Watt 300 Watt
1 Unit Rice Cooker @400 Watt 400 Watt
1 Unit Kipas Angin @60 Watt 60 Watt
12 Buah Lampu @18 Watt x 12 216 Watt
Total 2.854 Watt

Lalu jumlahkan seluruhnya maka diperoleh hasil sebesar 2.854 Watt.

Maka, Daya listrik yang dibutuhkan oleh sebuuah rumah baru yang kita bangun kurang lebih sekitar 2.854 Watt atau 2.854 VA. Dan kalau dikonversikan ke arus listrik dengan memakai rumus Daya Listrik diatas tadi adalah :

Arus = Watt / Volt

Arus = 2854 Watt / 220 Volt

Arus = 12.97 Ampere

Biasanya PLN itu cuma menyediakn beberapa ukuran Daya Listrik standar yang bisa kita pilih, seperti :

220 VA (1A)

450 VA (2A)

900 VA (4A)

1300VA (6A)

2200VA (10A)

3500 VA (16A)

4400 VA (20A)

5500 VA (25A) dan seterusnya.

Sehingga pengajuan atau permintaan pemasangan Daya Listrik ke PLN dalam kasus ini adalah sebesar 3500 VA atau 16A.

Hal yang penting untuk diperhatikan yaitu semakin tinggi Daya Listrik yang di pasang, maka akan semakin tinggi juga biaya beban yang harus kita bayar. Oleh sebab itu, maka harus bijak dalam pemilihan instalasi daya listrik yang memang sesuai dengan keperluan saja. Bila kita memasang Daya Listrik yang kecil atau tidak mencukupi maka akan terjadi kekurangan arus listrik, hal ini bisa menyebabkan seringnya terjadi loncat MCB (Breaker Listrik), efeknya akan buruk buat peralatan eletronik, yaitu menjadi cepat rusak peralatan yang ada dirumah kita. Serdangkan kalau pemasangan Daya Listrik itu terlelu tinggi tentunya membuat tagihan listrik di rumah menjadi tinggi, ini adalah sebuah pemborosan bukan?

gitu deh sekilas info mengenai cara menghitung daya (watt) listrik yang terpasang di rumah kita, semoga bermanfaat :d

sekolah bisnis 1 milyar

Yuk Belajar POLA sukses langsung dari para praktisi bukan Cuma Teori.. GABUNG free member KLIK www.kelasbisnisonline.net WA 0896 1000 7713

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *